Jumat, 30 Januari 2009

Hidup itu bukan roda


Banyak orang bilang hidup itu seperti roda, selalu berputar kadang diatas kadang dibawah, muter terus.

Well my friend i disagree, Paman gw namanya Howard Winata, kasih tau gw kalau hidup itu bukan seperti roda, melainkan seperti bidang miring, kemajuan atau kejatuhan kita tergantung dari seberapa cepat atau seberapa cekatan kita dalam berjalan diatas bidang miring tersebut, kadang lantai yg kita pijak kasar jadi kita gampang jalan di bidang miring tersebut, kadang licin sehingga kita harus extra effort agar gak tergelincir.

Jadi kemajuan atau kemunduran kita gak tergantung pada putaran roda tapi tergantung pada seberapa besar usaha kita, kalau kondisi lagi jelek jangan menyalahkan kondisi, itu hanya tanda bahwa kita harus lebih keras lagi usaha supaya kita gak tergelincir, kalau kondisi lagi bagus, jangan berpuas diri karena ingat kita berjalan di bidang miring, kita bisa aja tergelincir

And hebatnya bidang miring kalau kamu jatuh, kamu gak cuma bisa sekedar jatuh tapi bisa jatuh terguling2, dan bisa terus jatuh sampai bawah, ingat hidup ini bidang miring, karena itu jangan sampai jatuh, kalau sudah jatuh susah naiknya lagi.

So that is my philosophy, hidup adalah bidang miring. And the view up there is so much better than on the bottom
How about your philosophy...

2 komentar:

Nirmala mengatakan...

nice philosophy...
bagus der tulisannya...hehehe
senang membacanya, mendorong gue untuk lebih kuat lagi nanjaknya.

Budhianto mengatakan...

nice...